Akad Kerjasama di Bidang Pertanian: Akad Muzara’ah dan Musaqat
Main Article Content
Abstract
This study aims to analyze the concept of cooperation contracts in the agricultural sector from an Islamic economic perspective through two main forms, namely muzara'ah and musaqat contracts, and examine their legal basis and implementation in agricultural practices in society. In this study, we use a descriptive qualitative method with a library research approach, which involves analysis of classical literature (fiqh muamalah) and modern (journals and Islamic economic regulations). The results show that the muzara'ah contract is a form of cooperation between landowners and cultivators where agricultural products are divided based on an agreement, while the musaqat contract is a collaboration in managing crops that have already grown, and cultivators are obliged to be responsible for maintaining the plants until harvest time. Both have a legal basis in the Qur'an, Hadith, and the consensus of scholars, which emphasize the importance of the principles of justice, willingness, and benefit in economic cooperation. The implementation of these contracts in several agricultural regions in Indonesia shows that the muzara'ah and musaqat models are still relevant as equitable cooperation systems, especially in increasing the productivity and welfare of smallholder farmers. This research concludes that the implementation of sharia agricultural contracts can be an alternative solution in realizing an economy based on justice, blessings, and sustainability. Strengthening regulations, education, and mentoring institutions are needed so that the practice of these contracts can be optimally implemented in the national agricultural system.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Al-Bayan : Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Al-Bayan : Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NAHDLATUL WATHAN SAMAWA SUMBAWA BESAR-NTB
Jln. Lintas Sumbawa Bima KM 03 Sumbawa Besar 84351 Telp./Fax (0371) 2629618
References
Arianti, D. (2023). Akad Kerjasama di Bidang Pertanian dan Perkebunan dalam Islam. Jurnal Halalan Thayyiban, 1(2), 45–58.
Famulia, L. (2020, November). KONSEP MUSAQAH DALAM FIKIH DAN RELEVANSINYA DENGAN KERJASAMA ‘ MARO’ ANTARPETANI KOPI (STUDI DI DESA GUNUNG SARI, ULU BELU, TANGGAMUS). In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Vol. 1, No. 1, pp. 153-160).
Harahap, N. A. (2015). Musaqah dan Muzara’ah. Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 71-85.
Ihsan, N. (2020). Muzara’ah dalam sistem pertanian Islam. Mu’amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 10(1), 79–96.
Irawan, F. Potensi Zakat Pertanian Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ummat di Kabupaten Sumbawa. JICL: Journal of Indonesian Comparative of Syari’ah Law, 5.
Irawan, F. (2024). Peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa untuk mewujudkan generasi ekonomi Muslim mandiri. Jurnal Aksi Afirmasi, 5(2), 91-98.
Irawan, F. (2024). Ekonomi Hijau Indonesia Dalam Lensa Maqashid Syari'ah. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(5), 13-19.
Irawan, F. (2019). Peran Filantropi Zakat Dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia: Peran Filantropi Zakat Dalam Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 7(2), 105-117.
Permata, S. A., Setiawan, R. A., & Alfiah, E. (2022). Implementasi akad muzara’ah dalam meningkatkan pendapatan buruh tani di Desa Sukaharja. Jurnal Al-Mujtama’: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 56-64.
Permata, S. A., Setiawan, R. A., & Alfiah, E. (2023). Implementasi sistem paroan (bagi hasil) pada perkebunan karet dalam perspektif ekonomi Islam. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 4(6), 9179–9191.
Rasiam, R. (2018). Nilai-Nilai Ekonomi Islam dalam Pelaksanaan Bagi Hasil Pengelolaan Kebun Karet antara Etnis Madura dengan Etnis Dayak di Kubu Raya Kalimantan Barat. IQTISHADIA: Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 5(2), 207-237.
Syahadatina, Dini, and Moch Khoirul Anwar. "IMPLEMENATASI PARON DI DESA GULUK-GULUK DALAM TINJAUAN FIKIH EMPAT MAZHAB." Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam 3.2 (2020): 96-107.
Syaickhu, Ahmad, Nik Haryanti, and Alfin Yuli Dianto. "Analisis aqad muzara’ah dan musaqah." Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah 7.2 (2020): 149-168.
Verra, S. (2023). Kajian Muzara’ah dan Musaqah (Hukum Bagi Hasil Pertanian dalam Islam). Qawānīn: Journal of Economic Syaria Law, 4(2).